Rabu, 16 Feb 2011
PALOPO-- Komisi X DPR RI yang terdiri dari sembilan orang dari delapan fraksi menepati janjinya, mengunjungi Universitas Andi Djemma Palopo, Selasa 15 Pebruari 2011. Komisi yang membidangi pendidikan ini menilai Universitas Andi Djemma Palopo sangat layak berubah status dari perguruan tinggi swasta ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Selain telah mendapat dukungan politik dari bupati/walikota empat daerah di Luwu Raya dengan mengeluakan rekomendasi sebagai bentuk dukungan serta yayasan To'Ciung, jarak yang begitu jauh antara Makassar dan Palopo yang sudah dirasakan sendiri oleh rombongan Komisi X DPR RI dan rombongan dari kementerian pendidikan nasional (kemendiknas) RI yang menempuh perjalanan sejauh 360 kilometer (km) jalan darat menjadi satu alasan menjadikan Universitas Andi Djemma jadi PTN.
''Sangat jauh memang. Kami bisa merasakan jarak yang begitu jauh dari Kota Makassar ke Palopo. Untuk itu, kami menilai Unanda sangat besar peluangnya jadi perguruan tinggi negeri di luar kota Makassar. Kunjungan kami ke sini memang untuk melihat apakah Unanda ini layak dijadikan perguruan tinggi negeri. Tapi setelah menyimak pemaparan dari rektor Unanda, maka saya kira peluang Unanda jadi negeri sangat besar,'' ujar Ir Nuroji, anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, saat dimintai tanggapan di sela-sela peninjauannya di kampus A, malam tadi.
Menurut Nuroji, pembahasan Universitas Andi Djemma Palopo menjadi perguruan tinggi negeri akan diagendakan pada masa sidang pertama ini. ''Peluang Unanda sangat besar terbentuk jadi negeri tahun ini. Mudah-mudahan semua bisa berjalan dengan baik,'' tambah Nuroji, lagi.
Rombongan komisi X yang terdiri dari sembilan orang dipimpin oleh Asman Abnur, wakil ketua Komisi X DPR RI, Jefirston R Riwu Kore Subekti, Dra Hj Oelfa A Syahrullah Harmanto, Dra Sri Rahayu, H Raihan Iskandar, Lc, H Nasrullah, Sip, Machmud Yunus, H Abdul Hamid Wahid, MAg, Ir Nuroji. Kunjungan spesifikasi dalam rangka Unanda jadi PTN juga diikuti oleh Prof Dr Ir Achmad Jazide, M.Eng, direktur kelembagaan dan kerjasama kemendiknas RI.
Juga hadir staf Komisi X DPR RI yang terdiri dari Agus Salim, SH, kabagset Komisi X, Benny Alamsyah, sestim Komisi X, Riyanto Wijarso, staf pemberitaan setjen DPR RI, dan Andi Hendra Wijaya, tenaga ahli Komisi X DPR RI.
Mereka tiba di kampus Unanda Palopo, tepat pukul 18:00 Wita dan disambut Rektor Universitas Andi Djemma Palopo, Prof Dr H Lauddin Marsuni, SH, MH, dosen, staf dan ribuan mahasiswa.
Rektor Universitas Andi Djemma Palopo, Prof Dr H Lauddin Marsuni, SH, MH, mengatakan, perubahan status Universitas Andi Djemma dari perguruan tinggi swasta di bawah naungan Yayasan To'Ciung yang berkedudukan di Makassar menjadi perguruan tinggi negeri di bawah kementerian pendidikan nasional merupakan suatu upaya yang bersifat strategis dalam kerangka pembangunan sumber daya manusia. ''Perguruan tinggi negeri merupakan solusi tepat dalam pembangunan sumber daya manusia di tingkat provinsi Sulawesi Selatan dan terkhusus pada jazirah utara Sulsel, yang secara geografis berada pada daerah tana Luwu dan interlandnya,'' ujar guru besar besar bidang ketatanegaraan pada Fakultas Hukum Universitas Andi Djemma Palopo.
Pemerintahan daerah Provinsi Sulawesi Selatan dan pemerintahan daerah se-Tana Luwu, tandas Prof Lauddin, memiliki komitmen yang kuat dan tinggu untuk menghadirkan sebuah perguruan tinggi negeri, guna memenuhi tuntutan kebutuhan pendidikan yang bermutu.
Komitmen tersebut diwujudkan dengan suatu sinergitas yang dibangun Rektor Universitas Andi Djemma, Prof Dr Lauddin Marsuni, SH, MH dengan cara mengajukan Universitas Andi Djemma menjadi perguruan tinggi negeri pertama di Tana Luwu dan perguruan tinggi negeri umum ketiga di provinsi Sulawesi Selatan. ''Dan, hal tersebut mendapat respon dari DPR RI dan kementerian pendidikan nasional dengan wujud melakukan kunjungan kerja spesifik ini dalam rangka meninjau secara langsung persiapan Universitas Andi Djemma menjadi PTN,'' paparnya.
Guna mewujudkan komitmen pemerintahan daerah provinsi Sulsel, pemerintah daerah se-Tana Luwu, pihak Universitas Andi Djemma telah melakukan segala persiapan dan kebutuhan sesuai persyaratan yang ditentukan.
Persiapan dan kesiapan Universitas Andi Djemma, menurut rektor Universitas Andi Djemma ini, sudah diajukan sejak bulan April 2010. Kini segenap jajaran Universitas Andi Djemma didukung pemerintah daerah telah menyambut rombongan Komisi X DPR RI dan kemendiknas. (ary/ikh)
http://www.palopopos.co.id/?vi=detail&nid=40227
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



0 komentar:
Post a Comment