Senin, 10 Mei 2010 , 08:51:00
MANADO— Cerdas Cermat (CC) UUD Negara Republik Indonesia (NRI) dan Ketetapan MPR RI untuk SMA se-Sulut telah selesai digelar di Aula Mapalus kantor Gubernur, pekan lalu (Sabtu, 8/5).
Dalam CC yang diikuti 18 sekolah di Sulut ini, pertanyaannya seputar 4 pilar utama dalam kehidupan bernegara, yakni Pancasila, UUD NRI tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.
Lomba CC di Sulut tahun ini begitu istimewa karena dihadiri Wakil Ketua MPR RI, Drs Lukman Hakim Syaifuddin. Dan dalam kesempatan itu, politisi PPP ini yang membacakan soal pertama bagi ketiga regu yang masuk dalam putaran final, sekaligus menilai dan menanggapi langsung jawaban para peserta.
Ketika diwawancarai Koran Ini, suami tercinta dari Trisna Willy mengatakan, besar harapannya Sulut bisa meraih prestasi di tingkat nasional dalam lomba CC ini, seperti yang diutarakannya dalam sambutan. “Dua tahun lalu Sulut meraih peringkat ketiga se-Indonesia. Pertahankan apa yang pernah diraih. Lebih baiknya lagi kalau tahun ini berhasil meraih peringkat pertama,” ucapnya.
Ia menambahkan, lomba ini merupakan ajang sosialisasi bagi para siswa, agar lebih mengenal 4 pilar negara yang mulai dilupakan siswa dan juga masyarakat. “Siswa harus mempunyai wawasan luas tentang kenegaraan sebagai generasi kebanggaan bangsa,” kata ayah 3 anak ini.
CC ini diselenggarakan Kesekertariatan MPR RI bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Nasional Sulut. Anggota MPR RI, Abdul Wahid Hamid MAg, Wakil Sekjen MPR RI, Eddie Siregar, dan Joackim Elias SPd MPd dari Badan Diklat Sulut bertindak sebagai juri dalam babak final yang mempertandingkan SMAN 1 Beo Talaud, SMA Frater Don Bosco Manado dan SMAN 9 Manado.
SMA Frater Don Bosco Manado yang keluar sebagai pemenang, dengan torehan nilai 150 poin unggul cukup jauh dari peserta lainnya dan berhak mewakili Sulut dalam lomba CC tingkat nasional yang digelar di Jakarta, 21 Juli sampai 1 Agustus mendatang. (cw-04)
http://www.manadopost.co.id/index.php?mib=berita.detail&id=64291
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



semoga juga diadakan di Bondowoso Kyai....
ReplyDeletekyai...ada beberapa warga wringin yang mondok di NJ...dan sungguh kyai, saya tahu latar belakang ekonomi mereka yang jauh dari sejahtera..hanya karena tekad sang anak yang kuat pingin mondok di NJ, sang ayah mati-matian banting tulang penuhi biaya awal..adakah beasiswa buat mereka dari kyai....
ReplyDelete